Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 September 2008

Musik Rock Anak Muda Masa Depan

Musik rock, identik dengan musik hingar bingar, anak muda sekarang lebih menyukai musik rock yang bertemakan cinta..

Adakah suatu saat musik rock yang disukai oleh anak muda, adalah musik rock yang ber lirik lagu berbahasa daerah ?

Di Bali pernah ada sebuah festival musik rock dengan lirik lagu bahasa bali, namun agaknya aroma kedaerahan yang terlalu kental, membuat orang cenderung antipati sejak awal.

Beberapa bulan yang lalu, akhirnya saya tahu ada sebuah grup band, musik rock yang bernama FunkdeJava, grup ini ternyata telah menciptakan banyak lagu irama rock, slow rock berbahasa jawa, namun kelebihan dari mereka adalah, mereka sudah berprinsip tidak akan menggunakan atribut kedaerahan mereka (jawa) sehingga orang yang akan mudah menerimanya. Mereka seperti grup band anak muda yang lain, Dewa, Padi, Sheila On Seven, Samson, Ungu... atau yang lainnya, tapi bedanya mereka menggunakan lirik lagu berbahasa jawa.

Yang unik lagi, personil mereka adalah anak-anak muda, dan didominasi cewek. 3 vokalis mereka cewek semua, drummer juga cewek, yang cowok hanya pemain gitar dan bass saja.

Saya sempat mendownload lagu mereka di download.com, wah ternyata sudah cukup banyak juga yang tertarik lagu mereka. Ada juga teman yang ada di Jepang, mengatakan telah mengenal grup ini, bahkan menurut dia, teman-temannya dari Kuwait dan Belanda juga banyak yang suka lagu mereka. Salah satu lagu yang menarik untuk di simak adalah Rembulan Ndadari.

Yang menjadi pertanyaan saya, kenapa di negeri sendiri grup ini hampir ga kedengaran suaranya...

Saya pernah mencoba meng-kontak manajer grup tersebut, yang saya dapatnya nomernya dari situs mereka www.fdj.web.id

Dari situ saya tahu bahwa, anak muda sekarang kayaknya masih menunggu siapa yang memulai lebih dulu untuk suka dengan lagu daerah...

Maksudnya ?

Jika beberapa anak muda, di Jakarta misalnya, mulai menunjukkan rasa suka mereka kepada musik dari grup ini (FunkdeJava), maka bisa ditebak... anak muda di daerah akan ramai ramai suka lagu daerah...

Semoga saja ada major label besar seperti SONY MUSIC, yang juga berani menerima tantangan untuk memajukan grup mereka. Tantangannya dimana ?

SONY MUSIC atau major label yang lain, akan dihadapkan pada pilihan benarkah lagu berlirik bahasa daerah dengan musik anak muda, akan bisa menjadi booming ? jawabannya adalah : tergantung INTUISI BISNIS MEREKA...

jika saya punya perusahaan seperti mereka, tentunya segera saya kontrak mereka... karena sekarangpun fenomena itu sudah mulai kelihatan, orang lebih merasa keren jika bisa berbahasa jawa. Sampai sampai mesin pencari terkenal GOOGLE.COM menyertakan pencarian menggunakan bahasa jawa.

Semoga saja FunkDeJava tidak keburu habis dimakan usia...

Senin, 01 September 2008

Perokok (Indonesia) adalah orang buta huruf

Pernahkah anda melihat gambar seperti di bawah ini?

image image

Saya yakin semuanya pernah melihat tanda atau tulisan seperti gambar-gambar yang saya muat di sini.

Dengan cukup besar dan jelas, ada tanda dilarang merokok. Namun apa lacur, di Indonesia, walaupun sudah jelas ada tanda seperti di atas, nampaknya masih saja dilanggar oleh banyak perokok di Indonesia.

Cobalah anda tengok di Ruang Tunggu Bandara Sukarno Hatta (yang ada di dalam). Sudah jelas di sana ruang berAC, kemudian ada tanda dilarang merokok di mana-mana, dan beberapa meter di dekat pintu ruang tinggu sekali lagi dipasang tanda dilarang merokok. Tapi yang bikin uaneh bin uajaib, justru para perokok merokok di sekitar tanda larangan tersebut. Dan wajah mereka tiada sama sekali menunjukkan rasa bersalah.

Pekan lalu, ketika saya makan di salah satu rumah makan franchise dengan kawan saya, keajadiannya pun sama. Jelas di dalam restoran adalah berAC, ya masih saja nekat merokok. Padahal di belakang si perokok tersebut, tertera tanda dilarang merokok.

Di kampus di mana saya mengajar juga setali tiga uang. Para mahasiswa perokok pun seperti sudah kehilangan urat malu dan urat bacanya kali, merokok di bawah tanda dilarang merokok. Dari seluruh kampus universitas yang pernah saya kunjungi di Indonesia ini, hanya ada satu kampus yang benar-benar bebas rokok, yakni di Universitas Advent Indonesia. Selebihnya? Jangan harap!!!

Karena itulah saya berani menyimpulkan, bahwa banyak sekali perokok Indonesia yang mengalami “kebutaan huruf” dan “kebutaan tanda” sesaat, atau mata mereka sudah dibutakan (bahasa jawanya : DADI PICEK!!! - maaf kalau bahasanya terlalu kasar) ketika mereka merokok. Benar-benar stupid, sudah tahu ada tanda dilarang merokok, sudah tahu mereka berada di ruang berAC, tapi tanpa malu-malu pasang aksi dengan merokok. Memang merokok membikin anda para perokok jadi jago gitu? Benar-benar semprul kok orang-orang yang merokok sembarang tempat, tidak mengindahkan larangan dan hak orang lain mendapatkan udara yang sehat.

Buat para wanita yang hendak menikah dengan calon suami perokok, sebelum anda memutuskan menikah dengan mereka, tes dulu ketahanan mental anda dengan mencium asbak yang habis dipenuhi abu rokok. Cium dulu dalam-dalam, kira-kira begitulah rasanya bibir para perokok … he…he…

Jadi masih ada yang menganggap perokok itu pintar? Nyatanya ndak gitu kok, pada buta huruf semua (untuk mengatakan buanyak sekali, alias sebagian besar), karena ndak ada yang bisa membaca tanda dengan baik. ROKOK = MARAI BODO [Bikin bodoh]

image

Images are courtesy of:

  1. http://lovecreative.typepad.com/love/images/2007/06/20/nosmoking.png
  2. http://flickr.com/photos/70604526@N00/2132161232/
  3. http://galih666.blogspot.com/