Rabu, 17 September 2008

Siswo Kesandung Narkoba Lagi


BANYUWANGI- Unit Idik II Satnarkoba Poltabes Surabaya menggerebek rumah Siswo Prawiro alias Jiang, 48, yang berlokasi di Pesona Mendut Regency Blok A/3-4, Banyuwangi. Dari rumah itu ditemukan peralatan untuk memproduksi sabu-sabu (ss) dan ekstasi.

Hingga berita ini ditulis (pukul 21.00) polisi masih berjaga-jaga di tempat itu. Beberapa kendaraan disiapkan untuk mengangkut barang bukti yang diyakini sebagai peralatan pembuat SS dan ekstasi. ''Kami nggak bisa komentar. Masalah ini langsung ditengani poltabes,'' kata Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Edi Hartono.

Penggerebekan berlangsung pukul 18.30 yang melibatkan personel Idik II Satnarkoba Poltabes Surabaya. Ketika digerebek, Siswo dan seorang wanita yang diyakini istrinya tengah berada di situ. ''Di dalam rumah memang ada dua orang. Siswo dipastikan ada di dalam,'' kata seorang polisi.

Pihak Polres Banyuwangi tidak banyak tahu tentang penggrebekan itu. Tetangga kanan kiri banyak yang terkejut. Masyarakat baru tahu setelah banyak polisi berpakain preman berdatangan. ''Saya lewat pukul 16.00 tidka ada apa-apa. Rumah itu sepi-sepi saja,'' kata seorang warga yang tinggal di Mendut Regency.

Untuk mengangkut barang bukti di rumah Siswo, polisi menyiapkan sejumlah kendaraan di dekat rumah tersebut. Ketika memasuki rumah itu, polisi tampak berhari-hati. Mereka mengenakan masker. ''Peralatan pembuat SS di simpan dalam kamar. Pokoknya kamar itu mirip pabrik ekstasi,'' ujar seorang anggota polisi.

Diperoleh keterangan, penggeberekan rumah Siswo merupakan rangkaian dari terungkapnya pabrik SS di sebuah rumah di Jemursari Timur JI-2, Surabaya yang diduga diajdikan home industry sabu-sabu. Barang bukti yang diamankan berupa 20 kg ss yang sudha jadi, 19,5 butir ekstasi, 10 kilogram bubuk ephedrine (precursor atau bahan baku utaman pembuat SS), alcohol, acetone, yodium dan sejumlah peralatan sabu-sabu.

Dari pengembangan inilah polisi menggerebek rumah Siswo. Bukan kali ini, rumah mewah tersebut digerebek. Tanggal 25 November 2005, rumah itu pernah digerebek kaitannya dengan pabrik ekstasi di Jl Metro 29 Batu, Malang dan pabrik pembenuran Udang PT Ndaru Laut di Ketapang. Kala itu, polisi sempat memenjarakan Siswo dan adiknya Bejo. Dalam perkara Batu, bejo divonis 15 tahun penjara.

Siapa Siswo? Pria yang punya nama asli Jiang itu memiliki rumah mewah di kawasan Pesona Mendut Regency Blok A/3-4, Banyuwangi. Hanya saja, rumah tersebut jarang ditempati Siswo. Lelaki keturunan Tionghoa itu hanya seminggu sekali nyambangi rumahnya. Dibandingkan rumah lainnya, rumah bercat cokelat dan kuning yang berdekatan dengan pos Satpam itu memang tergolong mewah. ''Sehari-harinya rumah itu memang sepi mas,'' ujar warga sekitar.

Siswo dan Bejo memang kadak adik. Dua orang inilah yang bertanggungjawab terhadap kepemilikan peralatan canggih dan bahan baku SS yang ditemukan di perusahaan pembenuran udang Ndaru Laut tiga tahun lalu.

Dalam penggerebekan 2005 lalu, Siswo nyaris lolos dari penyergapan. Sejak anak buahnya, Sugeng Fitriono, 30, tertangkap lebih dulu di Batu, Malang, pria keturunan Tionghoa itu berusaha kabur ke Hongkong. Untungnya, polisi lebih dulu mengganjal langkahnya. Setelah dihadang di Bandara Juanda, Siswo akhirnya tertangkap. Pengejarannya selisih hitungan menit. Telat 10 menit saja, tersangka bakal lolos ke Hongkong. (nic/aif)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

He lare kadung riko duwe komentar nang isun ojo sungkan-sungkan tulisen paran anane baen ya !